0

[Ficlet] – Drown In Your Memory

 

 

sehun

 

 

 

[Ficlet] – Drown In Your Memory

Cast : Oh Sehun, Jung Daehyun, Krystal Jung

Genre : Friendship

Rating : PG+13

Notes : semoga kalian tidak kecewa dengan cerita ini. Kalau respon dari kalian positif buat bikin estended version dari ficlet ini, aku akan sangat bersedia dan bakalan buat cerita yang terbaik gomapta^^.

×××

   Pagi ini dimulai seperti biasanya, aku terbangun di kamar ku yang selalu seperti biasanya, aku berjalan menuju sudut ruangan dimana lampu belajar ku yang masih menyala karena lupa kumatikan semalam karena terlalu lelah untuk mengingat lampu yang masih menyala. Lantas aku mematikan nya sekarang dan tersentak hebat karena sialnya hari ini sudah pukul tujuh kurang lima belas menit saat aku menengokan kepala ke jam weker di meja ku.

Itu artinya hanya tersisa lima belas menit bagiku untuk tiba di sekolah, aku memutuskan untuk merampas seragam yang beruntung ibuku telah menyiapkan nya kemarin sore, jadi aku tak perlu repot untuk mengacak lemari ku yang mungkin dalam kondisi tidak baik untuk pagi ini. Tidak ada waktu untuk memperindah diri menurut ku, lantas aku menarik buku-buku pelajaran yang semalam sempat ku bolak-balik halaman nya ke dalam tas secara serampangan.

Continue reading

0

Ulzzang List

Hallo selamat pagi.. di post-an kali ini aku akan memberi tahu kalian/? beberapa ulzzang girls yang dijadikan sebagai cast (OC) di beberapa fanfic aku, memang ga penting sih tapi yah sekadar sharin oke chatchout!! 😀

Yang pertama, kalau kalian bertanya-tanya siapa sih ulzzang yang meranin Shim Yoo Ra di site ini?
jawaban nya adalah, gadis yang buat aku kepincut pas pertama liat foto-fotonya itu adalah Byun Ji Young, entah kenapa aku menemukan sisi dingin dan kecocokan yang sama dengan sosok evil magnae Kyuhyun, Byun Ji Young ini aku lupa dia kelahiran berapa*plak* yah ga penting sih yah urusan dia line berapa yang penting dia cocok banget sama Kyuhyun 🙂 yahhhhh… itusih baru menurut sudut pandang aku, itu semua tergantung pada kalian yang menilai apakah mereka sendiri cocok atau tidak, mungkin ada yang nolak mentah-mentah karena penilaian aku ga sama kayak kalian, its ok! karena setiap orang punya point of view masing-masing 😀 HEHEHE

tumblr_mf4k6an9QG1s0ciu1o1_500

Continue reading

0

[ONESHOT] – Unreachable Sunset

 

UNREACHABLE SUNSET

 

Title  : Unreachable Sunset

Author : Rainvina

Genre : AU, Romace, Family, Sad

Rating : PG+15

Length : Oneshot

Disclaimer : Imajinasi terliar dengan hanya menyelesaikan nya selama tiga jam ajeh-_- duh keriting juga woiii, hampura atas TYPO yang mungkin tersebar dimana-mana, karena aku Cuma mau bilang SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA!!!! *Ganyambung*

Dan tolong abaikan saja cover yang absurd bin ajaib karya manusia cantik ini *wkwk 4la4y lo3 REP!
emang ga niat sama sekali dah tuh bikin cover gila jelek banget, tapi seengganya bisa lebih mudah mencerna isi dari ff yang sama absurd nya juga :d

Credit by Rainvina
DILARANG KERAS UNTUK MENG-COPY ATAU MENJIPLAK SEGALA BENTUK ISI CERITA!!

Terimakasih.. dan selamat membaca 🙂

Biarkanlah aku tetap menjadi oksigen bagi mu….

Malam ini hujan kembali mengguyur langit kelam kota Seoul tanpa henti seakan merenggut cahaya dari umat manusia, bulan tak muncul sedikitpun di atas. Semua orang sepertinya akan enggan keluar rumah karena takut badan mereka terancam oleh angin yang luar biasa kejam karena berhembus dengan kacau kesana kemari.

Pria di balik kaca minimarket yang sedang menunggu Americano dari mesin pembuat Coffee–yang memang best seller di minimarket ini–untuk dingin dan siap untung di tenggak ke dalam tenggorakan nya yang haus akan Coffee sejak kelas terakhir nya tadi siang di Universitas Konkuk.

Pria tersebut melirik ke arah pintu minimarket yang terbuka oleh seseorang yang datang, pria itu tersenyum senang pada gadis ber rambut panjang yang sedikit basah terkena percikan hujan yang terus mengguyur tanpa niatan untuk berhenti.

Gadis tersebut mengusapkan kedua lengan nya yang basah setelah melipat payung hujan yang ia gunakan. Meniup-niup jari-jari lentik nya yang indah setidaknya untuk memberikan kehangatan. Pria itu belum mengucapkan apapun setelah kedatangan gadis yang ia tunggu-tunggu. Yang ia lakukan hanyalah menikmati setiap gerakan-gerakan yang gadis itu perlihatkan, setiap inci dari tubuh gadis tersebut adalah candu bagi nya.

Continue reading

0

[Part 1] The Another Frame

Samlekum 😀 haihaihai…*hai kesiapa?* *ga ada yang waro* *gapeduli* *polontong wah* halo apa kabar kalian di tengah bulan mei yang suram ini? dududuh tengah bulan gini pasti kalian lagi pada bokek-bokek nya deh, duh ketawan deh yaa pelajar jaman sekarang.. baru tengah bulan duit si mamah udah ludyasss, oke ga penting!
ya allah aku gatau lah ini teh cerita apaan, yang penting nulis aja pokonya walaupun capruk dan rada absurd, tapi ini hasil karya sendiri :’) huwahaha masih dalam tahap proses pembelajaran atuhlah ih harap maklum!! sampe detik ini aku masih tetep mempelajari setiap pelajaran baru di dunia tulis menulis. aku mengakui banget ko kalo misalkan cerita aku itu memang masih jauh dari kata sempurna dan jauh buat kata pujian hiks.. walopun gitu aku masih tetep berusaha ko biar jadi yang terbaik di mata kalian 🙂 sedih yaaa.. pengen tau lahhhh ada ga sih yang baca nya? kretek amattt, tau ah pundung!

ehehe mohon di baca ff saya yang selanjutnya dan saya harap ada sedikit peningkatan lah:( dan juga buat cover nya,, aku lagi mikir2 ampe detik ke 12 barusan buat masalah kaver-kaver-an karena aku akui aku ga jago art working! di tambah waktu saya yang terlalu sibuk buat belajar :’) hmm maklum orang sibuk.. jangan percaya ketang boong da asli demi alloh boong
berisik yah, baca aja langsung lah sookk

×××

     Jalanan kota Seoul yang lengang dan dingin memang terlihat begitu mencekam, ditambah lagi beberapa orang dengan balok-balok kayu di ujung jalan sana semakin memperparah firasat-firasat buruk seorang gadis yang bersi kuku untuk tetap menerjang jalanan demi memenuhi hasrat nya yang sama sekali belum terpenuhi malam ini. Ia masih sangat dendam dan tak sudi. Ia harus segera tahu! Dimana sebenarnya kakanya tinggal

“YA! Siapa kau disana?! Berani-berani nya menginjak wilayah kami sendirian? Apa kau sudah gila?” teriak seseorang dari samping sebuah gang kecil kumuh, terdengar banyak sekali orang yang datang dan sepertinya ia harus menahan hasrat nya lagi untuk kesekian kalinya setelah mendatangi tempat ini dan sama sekali tak pernah berhasil menembus jalan ini lebih jauh dari jaraknya berdiri kali ini.

“Motormu bagus! Setidak nya bisa membuat bahagia istriku Ji-Ra untuk beberapa hari ini jika aku menjualnya.” Telinga Yoo-Ra menangkap sebuah keganjilan di mulut pria itu barusan, ia tidak mau mengambil tindakan gegabah dengan turun dan menghajar pria itu satu persatu, ia akui dirinya tak sekuat pria-pria tikus jalanan ini. Ia mulai khawatir, benar-benar khawatir dan takut, bagaimana keadaan kaka nya selama hidup di tempat ini hampir 3 tahun ini? Apakah ia hidup layak? Apa pria yang di sebut sebagai suami nya itu mencintai dan menyayangi nya sepenuh hati? Beribu-ribu pertanyaan di otak Yoo-Ra menandakan ia sangat khawatir dengan kaka satu-satunya sebagai anggota keluarga nya di Korea.

Yoo-Ra memutuskan untuk kembali datang ke tempat ini besok pagi, ia akan mengambil cuti setengah hari untuk menemui Shim Ji-Ra. Ia adalah adik paling bodoh dan tak berguna dibandingkan milyaran manusia di dunia ini. Kenapa ia baru mencari keberadaan Shim Ji-Ra saat ini? Seharusnya ia harus bisa memperkirakan segala apapun yang akan terjadi dengan si brengsek Kim Hyun-Sik.

Yoo-Ra masih belum bisa menghilangkan perasaan kecewa pada dirinya sendiri karena tak pernah menemui Shim Ji-Ra selama ini, memang tak ada gunanya penyesalan belakangan dirinya itu, karena tak akan membuat Ji-Ra kembali dengan sebagaimana sosok  Shim Ji-Ra yang seharusnya.
Yoo-Ra baru ingat bahwa motor pria yang ia gunakan ini adalah milik Park Joong-Soo, rekan satu kantor nya yang ia anggap sebagai kakanya sendiri. Mengingat bahwa Park Joong-Soo lah yang menampung nya untuk tinggal di rumah nya, ia yakin Park Joong-Soo Hyung1 telah menunggu kedatanganya sedari tadi, karena ia keluar sebelum Park Joong-Soo datang

Continue reading

0

[PROLOG] The Another Frame

The Another Frame Foto Teaser

 

 

GAUN cantik nan indah yang membalut tubuh nya terlihat begitu menakjubkan, gadis di dalam balutan gaun indah itu merunduk menatap sebuah cincin berhias mutiara sebagai mahkota cincin tersebut. Cincin pemberian terakhir dari kaka perempuan nya, wanita itu berpesan pada nya agar menggunakan cincin itu sampai ia akan menikah, dalam arti lain. Ia harus melepas cincin tersebut saat ia akan menikah, hari ini adalah saat nya..

Pria yang sangat mencintai nya telah menunggu di ruangan yang berbeda denganya, ia mengusap cincin itu sekali lagi dan melepaskan nya dari jari manis nya lalu memasukanya ke sebuah kotak kaca.. Ia sudah siap sekarang, sekali lagi ia mematut diri di cermin seakan tak puas-puas mempercantik diri.

“Sudahlah, kau sudah cantik dengan seragam mu itu nona Cho” ujar seseorang di daun pintu membuat gadis itu melihat pantulan sang pembicara dari cermin besar ia tersenyum cerah pada pria itu, calon suaminya. “Kau sudah siap? Aku hampir mati kebosanan menunggu mu selesai diluar, aku tidak sabar, kau tahu kan..” ucap pria itu lagi dan menghampiri Yoo-Ra.
Continue reading

0

RISING SUN (Chapter 1)

RISING SUN COVER2

 

•••

Kill the enemies is my hobby
Playing with my guns is my activities
And breathing like an secret agent is my life
Im not a killer! Or something like that, I just trying to follow the direction of my life
Its just simply by me.. shim Yoo Ra

 

 

Department Of Korean Agent Building’s, Union Turpike, Queens, Jamaica, New York City
06.13 AM

Suara decitan sepasang sneakers seorang gadis yang bergerak terburu-buru menyusuri koridor gedung DKA  seakan mengikuti suara dentuman hati gadis tersebut yang menyuarakan kekacauan di otak nya sekarang ini. Tak berapa lama, ia sudah mencapai ruangan yang menjadi tujuan utama nya pagi-pagi datang kemari. Ruang kendali kerjanya yang seakan menjadi otak dari gedung ini, ah bukan, bukan hanya otak dari gedung agen ini melainkan otak dari seluruh perencanaan agen-agen dari seluruh dunia.

Ia membantingkan tubuhnya ke kursi kerjanya untuk mulai kembali focus dengan computer super canggih nya sekarang, setidaknya computer paling canggih dibandingkan dengan computer milyaran orang di alam semesta ini. Ia baru saja akan meng-klik data mengenai Bandar-bandar narkoba yang sudah siap untuk menjadi santapan para pembasmi mereka tersebut, ketika ponsel yang tak kalah canggih dengan komputernya berdentang keras dibalik saku celana jeans nya.

Yoboseyo1

 

Continue reading